Yakitate! World

Yakitate! Ja-Pan Indonesian Forum!!
 
PortalIndeksFAQPencarianPendaftaranAnggotaGroupLogin

Share | 
 

 Chrono Trigger versi Kanno

Go down 
PengirimMessage
Kanno-Chuama
New Baker
New Baker
avatar

Jumlah posting : 11
Age : 26
Lokasi : Malang ~ heypanasmeen
Registration date : 18.02.09

PostSubyek: Chrono Trigger versi Kanno   Thu Feb 19, 2009 2:41 pm

Dibuat Oleh : Kanno-Chuama / LovEsTalKer / Kyosuke Kanou / kaitokid / Natsuki

Inspirasi cerita: Chrono Trigger

"Nuts, Nats, Natsuki!" Suara itu kembali terngiang ditelingaku. Suara yang familiar, namun tak pernah kudengar sebelumnya.
"Natsuki? Natsuki? BANGUN KAMU HA!!!"
Frustasi...........

Aku terperanjat dari mimpiku. Disebelahku, mama Rhey sudah membawa ember yang hampir disiram kalo aku ga bangun.

"KAMU TIDUR MULU, CUCIAN GA KEURUS" Awas ya....!!! kata mama Rhey mencak-mencak. Aku teringat janjiku, kemaren malem bakal nyuci piring kalo mama Rhey menang poker. Udah kalah 5000G, sekarang aku harus nyuci piring. Entah kesialan apa yang selanjutnya bakal datang.

Ah ya. Btw, namaku Natsuki. Umur 19 tahun. Anak biasa dari Truce Village. Pekerjaan saat ini, tukang cuci piring.

Maap...

Yellopi, kucing kuningku, mengeong minta makan. Setelah memberi makan Yellopi, aku memungut 200G simpananku dibawah tempat tidur untuk pergi ke Amanda Festival.

Sebelum pergi, mama Rhey menghadangku.

"Eits. Mau kemana ha?" tanyanya sinis kartu kuning

"Mau ke Amanda Festival, ma."
"Ooh. Yasuw. Ini 500G buad jajan disana. Oh ya, tadi pagi temenmu Koo datang, tapi kamu masih ngorok. Katanya hari ini dia ada eksebisi mesin teleport, dia ngajak kamu kesana"

Ehm..?

"Ha? Koo? Kou? Kousan ?"
"Iya, itu. Ya ampun, mama dah lama banged ga ketemu dia, makin imut saja..."
"Ah biasa aja ma... Yasuw aku pergi dulu.. Cao mama Rhey"

Aku pun mencium pipi tangan mama Rhey dan pergi ke Aya Square.

Aya Square is taman yang indah, yang skarang lagi dipake buat festival. Bermacam-macam lomba diadakan disana, tapi aku terlalu malas untuk mencobanya satu-satu.

Aku berjalan kearah Aya Bell, lonceng legendaris yang udah ada dari kapan tau.

Pas aku lagi ngagumin lonceng itu, tiba-tiba ada cewek nabrak aku dari samping. Rambutnya diiket poni, lucu deh. Kita berdua sama-sama jatuh. Aku berdiri dan mencoba menolong dia.

"Hei, kamu ngga apa-apa, kan?" Tanyaku
"Ng.. Nggak.. Maaf dah nabrak.." katanya, namun tak menoleh ke mukaku. Sepertinya ia mencari sesuatu yang lain.
"Kalungku! Kalungku hilang!" Katanya panik dan segera mencarinya.

Tadinya aku mau ninggalin dia, tapi ternyata kalungnya nyangkut di tanganku! Aku langsung ngembaliin kalung itu.

"Hei, ini punya kamu?" Kataku
"Ah, iya! Bener! Makasih banyak!" Katanya sambil memakai kalung itu. "Namaku Icchan."

Happy..

"Aku Nat.suki"

"Makasih ya Natsuki, dah nolong..."
"Tak apa... Hei, aku harus pergi, jadi.."
"Eh? Tunggu! Se.. Sebenarnya, aku anak baru ditempat ini... Bisa ajak aku jalan-jalan?"
"Ha? Jalan-jalan? Mana ada waktu! Frustasi........... " pikirku.
"Kemana saja tak apa, asal aku ada didekatmu " katanya
"A.. Apa ini!! Nanyate??!! " pikirku. Namun aku tak bisa mengeles lagi.
"Ya, ngga apa-apa. Kemana saja boleh, kan?" Tanyaku.
"Ya, asal ga ke Love Hotel Berendam... "

_______________________

Kami berjalan memasuki lapangan eksebisi. Tapi penjaga disana bilang kalo alatnya belum siap, masih butuh waktu. Jadi kuputuskan untuk minum soda dulu ama Icchan.

"Ah? Ini namanya Soda? Huahaha, aneh, rasanya geli di mulut" katanya.
"Ha? Kamu baru pertama kali minum soda?" Tanyaku
"Iya! Biasanya dirumahku ngga boleh minum ginian" Katanya

Firasat burukku mulai keluar. Siapa sebenarnya anak ini =A=

Tak lama, ada kucing yang terlihat tersesat. Aku mengangkatnya, melihat lehernya. Ada name-tagnya. Namanya Visien. Jelas, ada pemiliknya. Tapi mana? Icchan hanya melihatku dari belakang, tanpa komen apa-apa.

Anyway, setelah beberapa lama nyari, akhirnya ketemu juga anaknya. Setelah berterima kasih segala macem, kita balik lagi ke lapangan yang ternyata dah kebuka.

Dari jauh kami dah bisa ngeliat alat teleport tersebut. Alat itu berupa dua pod yang berdekatan, dengan mesin ditiap-tiap pod.

Dan dari jauh Kousan sudah bisa melihatku dan Icchan.

"Nuts? Ya ampun Nuts, darimana bisa kamu dapet cewek imut kayak gini?" kata Kousan setengah tak percaya.

"Dia bukan siapa2! Cuma temen saja! Ngebut!!! " kataku membela diri.
"Ya! Aku teman baru Natsuki! Perkenalkan, namaku Icchan!!" Katanya
"Ah, imutnya suaranya.. Aku Kousan, teman Natsuki juga!"

"Salam kenal!" kata Icchan.
"Anyway, Nuts.. Aku mau kamu jadi kelinci percobaan alat teleportku!" Kata Kousan sambil menjentikkan jarinya.

Sebelum aku bisa protes, ayah Kousan, Haitoku, menggiringku ke sebuah pod.

"Ayo, Natsuki the Wild.. Takkan kubiarkan kamu kabur seperti yang terakhir kali" Kata Haitoku sambil menyeretku ke-pod teleport

"A.. apa ini! seseorang tolong saya! " teriakku, namun tampaknya tak ada yang peduli..

"Ya, inilah saat yang ditunggu-tunggu! Penemuan terbaru Kousan the Tempest, Teleport Machine!" Teriak Hakuito. Aku hanya bisa pasrah.


Mereka mulai menyalakan mesinnya. Kousan memompa suatu tabung, dan Hakuito mulai membuka program.

Tiba-tiba aku merasakan diriku melayang, dan satu persatu kurasakan panca inderaku hilang. Ketika tersadar, aku sudah ada di pod yang satu lagi, dan penonton semua bersorak.

Ternyata aku masih hidup Wua!!!

"Be.. Berhasil?!" Kata Hakuito.
"err.. Beri tepukan yang meriah untuk Natsuki the Wild!!" Teriak Kousan, disusul dengan tepukan tangan yang belum pernah kudengar sebelumnya.

"Ya ampun, keren sekali Natsuki! Aku juga mau!" kata Icchan.

Dia langsung melompat ke atas pod.

"Apa kamu yakin?" Kata Hakuito cemas.
"Iya. Tak apa! Aku percaya pada Kou!" Kata Icchan.
"Baiklah, ayah. Mari kita lakukan lagi!" Kata Kousan.
"Saudara-saudara! Beri tepuk tangan yang meriah untuk gadis ini!" seru Hakuito

Penonton kembali bertepuk tangan.

Kemudian, Kou mulai memompa tabung dan Hakuito mulai menjalankan program. Semua berjalan seperti apa yang tadi terjadi. Aku melihatnya.

Kecuali, arus listrik mulai terjadi dan mengelilingi Pod Hazel. Kou dan Hakuito terkejut dan berusaha menghentikan mesin tersebut, namun mesin tersebut terus berjalan.

Kemudian, sebuah lubang yang berukuran sekitar dua meter muncul dari belakang Icchan, dan menghisapnya kedalamnya.

Aku berusaha menangkapnya, namun lubang itu mengecil seiring dengan dimatikannya mesin tersebut. keringet dingin

Yang tertinggal hanya keheningan penonton yang shock, angin yang bertiup kencang, dan kalung milik Icchan yang tadi kutemukan.

--- To Be Continued ---

Kasi komen pliss Gaya...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Herdana Kuranase
New Baker
New Baker
avatar

Jumlah posting : 12
Age : 22
Lokasi : Kalo nggak d SMPN 19, di Rempoa, ya... Metromini 74 jam stgh 6 pagi n jm 1 siang~
Registration date : 01.02.09

Baker Char sheet
Work For:
Hand:
Name :

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Kanno   Fri Feb 20, 2009 10:48 pm

Ooi!! Di sini namaku Kazuma-san~ XD
Kamu ini masang nih fanfic dimana2 yak...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://leaves-residence.forumotion.com
Kanno-Chuama
New Baker
New Baker
avatar

Jumlah posting : 11
Age : 26
Lokasi : Malang ~ heypanasmeen
Registration date : 18.02.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Kanno   Sat Feb 28, 2009 10:54 pm

eh?? ini kousan iia??

huehehhe...

lagi nyari komen soal'n Happy..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Sponsored content




PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Kanno   

Kembali Ke Atas Go down
 
Chrono Trigger versi Kanno
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Yakitate! World :: Yakitate! Dome :: Fantict And Fanart-
Navigasi: